Search

Friday, July 4, 2008

Mempersiapkan Botol Susu Formula di Rumah

Peringatan Keselamatan Baru

Susu bubuk formula anak tidak steril1. Susu tersebut dapat mengandung bakteri yang dapat menyebabkan penyakit infeksi serius pada anak. Dengan mempersiapkan dan menyiapkan susu formula anak dengan benar, Anda dapat mengurangi risiko terpapar penyakit. Buklet ini memuat informasi baru untuk membantu Anda menyiapkan susu formula dalam botol seaman mungkin.

ASI adalah yang Terbaik

Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization - WHO) merekomendasikan bahwa bayi memperoleh ASI eksklusif selama 6 bulan pertama. Bayi yang mendapatkan ASI eksklusif akan memperoleh awal yang terbaik untuk pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatannya. Bayi yang tidak memperoleh ASI membutuhkan susu pengganti ASI yang sesuai, misalnya susu formula.

Membersihkan, Mensterilkan, dan Menyimpan

Sangat penting bahwa semua peralatan yang digunakan untuk memberikan dan menyiapkan makanan bayi (misalnya botol, tutup botol) telah dib ersihkan dan disterilkan dengan seksama sebelum digunakan. Mencuci dan mensterilisasi peralatan membunuh bakteri berbahaya yang dapat tumbuh dan membuat anak sakit.

• Mencuci

Cucilah tangan Anda dengan sabun dan air keringkan dengan menggunakan lap kering.
Cuci semua peralatan yang digunakan untuk
memberi dan menyiapkan makanan dengan
seksama dengan menggunakan air sabun yang
panas, Gunakan sikat botol dan dot yang bersih
untuk menggosok bagian dalam dan luar botol serta
dot untuk meyakinkan semua sisa makanan telah
dibersihkan dari bagian yang sulit dijangkau.
Bilas seluruhnya dengan air bersih.

• Sterilisasi

Peralatan yang sudah dicuci dapat disterilkan dengan menggunakan alat yang ada di pasaran
(dengan mengikuti petunjuk penggunaan) atau dengan panci dan air mendidih.
Isi panci yang besar dengan air.
Tempatkan peralatan makan dan persiapan makan yang sudah dicuci ke dalam air. Pastikan semua permukaan peralatan terendam dalam air dan tidak ada gelembung air.
Tutup panci dan biarkan hingga mendidih, pastikan air di panci tidak habis menguap
Biarkan panci tertutup hingga peralatan makan
akan digunakan

• Penyimpanan

Cuci dan keringkan tangan Anda sebelum memegang peralatan makan yang sudah disterilkan.
Dianjurkan Anda menggunakan penjepit yang sudah disterilkan untuk memegang peralatan
yang sudah disterilkan. Jika Anda memindahkan peralatan makan dari alat pensteril sebelum
Anda membutuhkannya, taruhlah di tempat kering yang tertutup. Rakit seluruh botol susu jika
Anda memindahkannya dari alat pensteril sebelum Anda membutuhkannya. Hal ini akan
mencegah bagian dalam botol, bagian luar dan dalam dot menjadi tercemar lagi.

Bagaimana Mempersiapkan Botol Susu

Bersihkan dan sterilkan permukaan yang akan digunakan untuk memberikan makanan
Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air, keringkan dengan lap yang bersih atau sekali pakai.
Rebus air bersih. Jika menggunakan ketel otomatis, tunggu hingga ketel mati. Jika menggunakan panci untuk merebus, pastikan air telah mendidih
Baca petunjuk penggunaan yang tertulis di kemasan susu formula untuk mengetahui jumlah air dan susu bubuk yang Anda butuhkan. Menambah atau mengurangi takaran dapat membuat anak Anda sakit.
Untuk menghindari luka terbakar, tuangkan air sesuai takaran ke dalam botol susu yang telah dicuci dan disterilkan. Suhu air tidak boleh lebih rendah daripada 70o Celcius, jadi jangan biarkan lebih dari 30 menit setelah mendidih.
Tambahkan susu formula sesuai takaran ke dalam air di dalam botol.
Campur agar merata dengan mengocok botol
perlahan.
Langsung dinginkan suhu botol susu dengan
menaruh botol di bawah air dingin yang mengalir, atau dengan menaruh di dalam air es atau es batu. Dengan demikian Anda tidak mencemari susu, pastikan air tidak mengalir melebihi batas tutup botol.
Keringkan bagian luar botol dengan menggunakan lap kering atau sekali pakai.
Periksa suhu susu dengan menteteskan sedikit susu ke telapak tangan Anda. Seharusnya terasa hangat, bukan panas. Jika masih terasa panas, dinginkan lebih lama.
Berikan kepada anak Anda
Buang sisa susu yang tidak terminum dalam jangka waktu dua jam.

Peringatan:
Jangan pernah menggunakan microwave untuk menyiapkan atau menghangatkan susu
formula dalam botol. Panas microwave tidak merata dan dapat menyebabkan “titik panas”
yang dapat membakar mulut bayi.

Dapatkah saya menyimpan sisa susu dalam botol untuk diminum lagi nanti?
Langkah paling aman adalah menyiapkan susu baru setiap kali dibutuhkan dan langsung
untuk diminum. Hal ini dikarenakan susu yang telah dibuat memiliki kondisi ideal untuk
ditumbuhi bakteri – terutama jika disimpan pada suhu kamar. Jika Anda butuh menyiapkan
susu terlebih dahulu dan baru digunakan kemudian, maka harus disiapkan dalam beberapa
botol terpisah, dinginkan segera, dan letakkan dalam kulkas (tidak lebih tinggi dari 5o C).
Buang semua susu yang tidak digunakan dalam jangka waktu 24 jam.

Peringatan:
Jika Anda tidak memiliki kulkas yang aman untuk menyimpan susu formula dari awal – selalu
siapkan susu baru setiap kali Anda membutuhkannya.
Bagaimana Saya Menghangatkan Botol dari Dalam Kulkas?
• Keluarkan botol susu sesaat sebelum dibutuhkan
• Hangatkan botol tidak lebih dari 15 menit. Cara menghangatkan dapat dengan menaruh di dalam tempat berisi air hangat, pastikan tinggi air di bawah puncak botol. Kocok atau goyang botol sesekali agar panas merata
• Periksa suhu susu dengan meneteskan sedikit susu ke telapak tangan. Seharusnya terasa hangat, bukan panas
• Buang semua susu yang dihangatkan kembali yang tidak diminum dalam jangka waktu 2 jam

Peringatan:
Jangan pernah menggunakan microwave untuk menyiapkan atau menghangatkan susu
formula dalam botol. Panas microwave tidak merata dan dapat menyebabkan “titik panas”
yang dapat membakar mulut bayi.

Dapatkah saya membawa botol susu yang sudah disiapkan sebelum saya bepergian?
Boleh, tapi pastikan susu dalam botol telah didinginkan sebelum dibawa dan tetap dalam
keadaan dingin selama dalam perjalanan. Ini akan memperlambat atau menghentikan
pertumbuhan bakteri yang berbahaya.
• Siapkan susu seperti biasa, dinginkan segera dan letakkan di dalam kulkas (suhu tidak lebih tinggi dari 5o C)
• Keluarkan susu yang beku dari kulkas sesaat sebelum Anda pergi, letakkan dalam tas beserta es batu/kemasan es.
• Anda dapat menaruh susu itu kembali di kulkas di tempat tujuan Anda atau dihangatkan kembali saat dibutuhkan.

Jika perjalanan Anda lebih dari dua jam, susu yang telah dibuat tidak dapat tetap menjadi dingin. Dengan demikian Anda harus menyiapkan susu ketika Anda membutuhkan. Bawa susu
formula sesuai takaran yang dibutuhkan ke dalam tempat yang sudah dicuci dan disterilkan,
dan persiapkan susu seperti biasa menggunakan air mendidh yang telah didinginkan dengan
suhu tidak kurang dari 70o C.

Bagaimana jika saya tidak dapat memperoleh air mendidih?
Cara teraman untuk menyiapkan susu adalah menggunakan air yang sudah dididihkan dan
didinginkan dengan suhu tidak kurang dari 70ºC.
• Jika Anda tidak dapat memperoleh air mendidih, Anda dapat menggunakan susu cair formula bayi yang steril
• Alternatif lain, Anda dapat menyiapkan susu menggunakan air matang yang bersih pada suhu kamar dan langsung diminum
• Susu disiapkan dengan air bersuhu kurang dari 70ºC dan tidak untuk digunakan nanti
• Buang semua sisa susu yang tidak dikonsumsi selama 2 jam

Semuanya tentang asam urat

Di masyarakat kini beredar mitos bahwa ngilu sendi berarti asam urat. Pengertian ini perlu diluruskan karena tidak semua keluhan dari nyeri sendi disebabkan oleh asam urat. Pengertian yang salah ini diperparah oleh iklan jamu/obat tradisional.

Penyakit rematik banyak jenisnya. Tidak semua keluhan nyeri sendi atau sendi yang bengkak itu berarti asam urat. Untuk memastikannya perlu pemeriksaan laboratorium.

Sebenarnya yang dimaksud dengan asam urat adalah asam yang berbentuk kristal-kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin (bentuk turunan nukleoprotein), yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh. Secara alamiah, purin terdapat dalam tubuh kita dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup, yakni makanan dari tanaman (sayur, buah, kacang-kacangan) atau pun hewan (daging, jeroan, ikan sarden).

Jadi asam urat merupakan hasil metabolisme di dalam tubuh, yang kadarnya tidak boleh berlebih. Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap metabolisme normal dihasilkan asam urat. Sedangkan pemicunya adalah makanan dan senyawa lain yang banyak mengandung purin. Sebetulnya, tubuh menyediakan 85 persen senyawa purin untuk kebutuhan setiap hari. Ini berarti bahwa kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15 persen.

Sayangnya, fakta ini masih belum diketahui secara luas oleh masyarakat. Akibatnya banyak orang suka menyamaratakan semua makanan. Orang menyantap apa saja yang dia inginkan, tanpa mempertimbangkan kandungan di dalamnya. Makanan sumber dari produk hewani biasanya mengandung purin sangat tinggi.Produk makanan mengandung purin tinggi kurang baik bagi orang-orang tertentu, yang punya bakat mengalami gangguan asam urat. Jika mengonsumsi makanan ini tanpa perhitungan, jumlah purin dalam tubuhnya dapat melewati ambang batas normal.

Beberapa jenis makanan dan minuman yang diketahui bisa meningkatkan kadar asam urat adalah alkohol, ikan hearing, telur, dan jeroan. Ikan hearing atau sejenisnya (sarden), dan jeroan merupakan sumber senyawa sangat potensial. Yang tergolong jeroan bukan saja usus melainkan semua bagian lain yang terdapat dalam perut hewan –seperti hati, jantung, babat, dan limfa.

KONSUMSI jeroan memperberat kerja enzim hipoksantin untuk mengolah purin. Akibatnya banyak sisa asam urat di dalam darahnya, yang berbentuk butiran dan mengumpul di sekitar sendi sehingga menimbulkan rasa sangat sakit. Jeroan memang merupakan salah satu hidangan menggiurkan, di antaranya soto babat, sambal hati, sate jantung, dan kerupuk limfa. Tetapi salah satu dampaknya, jika tubuh kelebihan senyawa purin maka si empunya diri mengalami sakit pada persendian.

Penyebab
Penyakit asam urat digolongkan menjadi penyakit gout primer dan penyakit gout sekunder.

Pada penyakit gout primer, 99 persen penyebabnya belum diketahui (idiopatik). Diduga berkaitan dengan kombinasi faktor genetic dan faktor hormonal yang menyebabkan gangguan metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat atau bisa juga diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh.

Penyakit gout sekunder disebabkan antara lain karena meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Purin adalah salah satu senyawa basa organic yang menyusun asam nukleat (asam inti dari sel) dan termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk protein.

Produksi asam urat meningkat juga bisa karena penyakit darah (penyakit sumsum tulang, polisitemia), obat-obatan (alkohol, obat-obat kanker, vitamin B12). Penyebab lainnya adalah obesitas (kegemukan), penyakit kulit (psoriasis), kadar trigliserida yang tinggi. Pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dengan baik biasanya terdapat kadar benda-benda keton (hasil buangan metabolisme lemak) yang meninggi. Benda-benda keton yang meninggi akan menyebabkan asam urat juga ikut meninggi.

Setiap orang dapat terkena penyakit asam urat. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejalanya.

Penyakit radang sendi akibat peningkatan kadar asam urat darah disebut dengan artritis gout atau artritis pirai. Artritis gout yang akut disebabkan oleh reaksi radang jaringan terhadap pembentukan kristal urat. Pada sebagian besar kasus gout riwayat penyakit dan gambaran klinis bersifat khusus, sehingga kadang-kadang diagnosis dapat langsung ditegakkan.
Seseorang dikatakan menderita asam urat (gout) jika kondisinya memenuhi beberapa syarat dan biasanya perjalanan penyakitnya klasik sekali, seperti mempunyai gejala yang khas penyakit gout, mempunyai perjalanan penyakit yang khas penyakit gout, ditemukan asam urat dalam kadar tinggi dalam darahnya, dan hasil pemeriksaan mikroskopik dari cairan sendi atau tofus (benjolan asam urat) ditemukan kristal asam urat yang berbentuk jarum.

Lebih banyak pria

Umumnya yang terserang asam urat adalah para pria, sedangkan pada perempuan persentasenya kecil dan baru muncul setelah menopause.

Kadar asam urat kaum pria cenderung meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Pada wanita, peningkatan itu dimulai sejak masa menopause.

Mengapa asam urat cenderung dialami pria? Ini karena perempuan mempunyai hormon estrogen yang ikut membantu pembuangan asam urat lewat urine. Sementara pada pria, asam uratnya cenderung lebih tinggi daripada perempuan karena tidak memiliki hormon estrogen tersbut.

Jadi selama seorang perempuan mempunyai hormon estrogen, maka pembuangan asam uratnya ikut terkontrol. Ketika sudah tidak mempunyai estrogen, seperti saat menopause, barulah perempuan terkena asam urat.

Kalau peningkatan asam urat ini melewati ambang batas yang bisa ditolerir, persoalan akan timbul pertama pada ginjal, sendi, dan saluran kemih

Kadar Normal

Pemeriksaan asam urat di laboratorium dilakukan dengan dua cara, Enzimatik dan Teknik Biasa. Kadar asam urat normal menurut tes Enzimatik maksimum 7 mg/dl. Sedangkan pada Teknik Biasa, nilai normalnya maksimum 8 mg/dl. Bila hasil pemeriksaan menunjukkan kadar asam urat melampaui standar normal itu, penderita dimungkinkan mengalami hiperurisemia.

Kadar asam urat normal pada pria dan perempuan berbeda. Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl. Kadar asam urat diatas normal disebut hiperurisemia.

Perjalanan penyakit yang klasik biasanya dimulai dengan suatu serangan atau seseorang memiliki riwayat pernah cek asam uratnya tinggi di atas 7 mg/dl, dan makin lama makin tinggi.

Jika demikian, kemungkinannya untuk menjadi penyakit gout itu makin besar. Biasanya 25% orang yang asam uratnya tinggi akan menjadi penyakit gout. Bila kadar asam urat tinggi tapi tidak ada gejala serangan sendi ini disebut stadium awal. Pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang bertahun-tahun sama sekali tidak muncul gejalanya, tetapi ada yang muncul gejalanya di usia 20 tahun, 30 tahun, atau 40 tahun.

Gambaran Klinis

Artritis gout muncul sebagai serangan keradangan sendi yang timbul berulang-ulang.

Gejala khas dari serangan artritis gout adalah serangan akut biasanya bersifat monoartikular (menyerang satu sendi saja) dengan gejala pembengkakan, kemerahan, nyeri hebat, panas dan gangguan gerak dari sendi yang terserang yang terjadi mendadak (akut) yang mencapai puncaknya kurang dari 24 jam. Lokasi yang paling sering pada serangan pertama adalah sendi pangkal ibu jari kaki. Hampir pada semua kasus, lokasi artritis terutama pada sendi perifer dan jarang pada sendi sentral.

Serangan yang terjadi mendadak maksudnya tiba-tiba. Karena itu bisa saja terjadi, siang hari sampai menjelang tidur tidak ada keluhan, tetapi pada tengah malam penderita mendadak terbangun karena rasa sakit yang amat sangat. Kalau serangan ini datang, penderita akan merasakan sangat kesakitan walau tubuhnya hanya terkena selimut atau bahkan hembusan angin.

Perjalanan penyakit gout sangat khas dan mempunyai 3 tahapan. Tahap pertama disebut tahap artritis gout akut. Pada tahap ini penderita akan mengalami serangan artritis yang khas dan serangan tersebut akan menghilang tanpa pengobatan dalam waktu 5 – 7 hari. Karena cepat menghilang, maka sering penderita menduga kakinya keseleo atau kena infeksi sehingga tidak menduga terkena penyakit gout dan tidak melakukan pemeriksaan lanjutan.

Bahkan, dokter yang mengobati kadang-kadang tidak menduga penderita terserang penyakit gout. Karena serangan pertama kali ini singkat waktunya dan sembuh sendiri, sering penderita berobat ke tukang urut dan waktu sembuh menyangka hal itu disebabkan hasil urutan/pijatan. Padahal, tanpa diobati atau diurut pun serangan pertama kali ini akan hilang sendiri.

Setelah serangan pertama, penderita akan masuk pada gout interkritikal. Pada keadaan ini penderita dalam keadaan sehat selama jangka waktu tertentu. Jangka waktu antara seseorang dan orang lainnya berbeda. Ada yang hanya satu tahun, ada pula yang sampai 10 tahun, tetapi rata-rata berkisar 1 – 2 tahun. Panjangnya jangka waktu tahap ini menyebabkan seseorang lupa bahwa ia pernah menderita serangan artritis gout atau menyangka serangan pertama kali dahulu tak ada hubungannya dengan penyakit gout.

Tahap kedua disebut sebagai tahap artritis gout akut intermiten. Setelah melewati masa gout interkritikal selama bertahun-tahun tanpa gejala, penderita akan memasuki tahap ini, ditandai dengan serangan artritis yang khas. Selanjutnya penderita akan sering mendapat serangan (kambuh) yang jarak antara serangan yang satu dan serangan berikutnya makin lama makin rapat dan lama, serangan makin lama makin panjang, serta jumlah sendi yang terserang makin banyak.

Tahap ketiga disebut sebagai tahap artritis gout kronik bertofus. Tahap ini terjadi bila penderita telah menderita sakit selama 10 tahun atau lebih. Pada tahap ini akan terjadi benjolan-benjolan di sekitar sendi yang sering meradang yang disebut sebagai tofus. Tofus ini berupa benjolan keras yang berisi serbuk seperti kapur yang merupakan deposit dari kristal monosodium urat. Tofus ini akan mengakibatkan kerusakan pada sendi dan tulang di sekitarnya. Tofus pada kaki bila ukurannya besar dan banyak akan mengakibatkan penderita tidak dapat menggunakan sepatu lagi.

Faktor Risiko

Faktor risiko yang menyebabkan orang terserang penyakit asam urat adalah pola makan, kegemukan, dan suku bangsa.

Di dunia, suku bangsa yang paling tinggi prevalensinya pada orang Maori di Australia. Prevalensi orang Maori terserang penyakit asam urat tinggi sekali, sedangkan di Indonesia prevalensi tertinggi pada penduduk pantai dan yang paling tinggi di daerah Manado-Minahasa karena kebiasaan atau pola makan ikan dan mengonsumsi alkohol.

Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine itu ikut berkurang sehingga asam uratnya tetap bertahan di dalam darah. Konsumsi ikan laut yang tinggi juga mengakibatkan asam urat.

Asupan yang masuk ke tubuh juga memengaruhi kadar asam urat dalam darah. Makanan yang mengandung zat purin yang tinggi akan diubah menjadi asam urat. Purin yang tinggi terutama terdapat dalam jeroan, sea food: udang, cumi, kerang, kepiting, ikan teri.

KALAU menurut hasil pemeriksaan laboratorium kadar asam urat terlalu tinggi, kita perlu memperhatikan masalah makanan. Makanan dan minuman yang selalu dikonsumsi apakah merupakan pemicu asam urat. Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit. Maka untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.
Yang paling penting untuk diketahui adalah kalau asam urat tinggi dalam darah, tanpa kita sadari akan merusak organ-organ tubuh, terutama ginjal, karena saringannya akan tersumbat. Tersumbatnya saringan ginjal akan berdampak munculnya batu ginjal, atau akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal.

Asam urat pun merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung koroner. Diduga kristal asam urat akan merusak endotel (lapisan bagian dalam pembuluh darah) koroner. Karena itu, siapapun yang kadar asam uratnya tinggi harus berupaya untuk menurunkannya agar kerusakan tidak merembet ke organ-organ tubuh yang lain.

Penatalaksanaan
Penatalaksanaan artritis gout:

* Meredakan radang sendi (dengan obat-obatan dan istirahat sendi yang terkena).
* Pengaturan asam urat tubuh (dengan pengaturan diet dan obat-obatan).

Tujuan utama pengobatan artritis gout adalah:

* Mengobati serangan akut secara baik dan benar
* Mencegah serangan ulangan artritis gout akut
* Mencegah kelainan sendi yang berat akibat penimbunan kristal urat
* Mencegah komplikasi yang dapat terjadi akibat peningkatan asam urat pada jantung, ginjal dan pembuluh darah.
* Mencegah pembentukan batu pada saluran kemih.

Makin cepat seseorang mendapat pengobatan sejak serangan akut, makin cepat pula penyembuhannya.
Pengobatan dapat diberikan obat anti inflamasi nonsteroid (antirematik) dan obat penurun kadar asam urat (obat yang mempercepat/meningkatkan pengeluaran asam urat lewat kemih (probenecid) atau obat yang menurunkan produksi asam urat (allopurinol)).

Pengaturan diet
Selain jeroan, makanan kaya protein dan lemak merupakan sumber purin. Padahal walau tinggi kolesterol dan purin, makanan tersebut sangat berguna bagi tubuh, terutama bagi anak-anak pada usia pertumbuhan. Kolesterol penting bagi prekusor vitamin D, bahan pembentuk otak, jaringan saraf, hormon steroid, garam-garaman empendu dan membran sel.Orang yang kesehatannya baik hendaknya tidak makan berlebihan. Sedangkan bagi yang telah menderita gangguan asam urat, sebaiknya membatasi diri terhadap hal-hal yang bisa memperburuk keadaan. Misalnya, membatasi makanan tinggi purin dan memilih yang rendah purin.

Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan yang banyak mengandung purin tinggi. Penggolongan makanan berdasarkan kandungan purin:

* Golongan A: Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng.
* Golongan B: Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
* Golongan C: Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan.

Pengaturan diet sebaiknya segera dilakukan bila kadar asam urat melebihi 7 mg/dl dengan tidak mengonsumsi bahan makanan golongan A dan membatasi diri untuk mengonsmsi bahan makanan golongan B. Juga membatasi diri mengonsumsi lemak serta disarankan untuk banyak minum air putih. Apabila dengan pengaturan diet masih terdapat gejala-gejala peninggian asam urat darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Hal yang juga perlu diperhatikan, jangan bekerja terlalu berat, cepat tanggap dan rutin memeriksakan diri ke dokter. Karena sekali menderita, biasanya gangguan asam urat akan terus berlanjut.

Waspadai Nyeri Otot !!

Nyeri otot dan urat saraf merupakan keluhan yang sering terjadi, walaupun gerakan peregangan sebetulnya cukup efektif untuk mencegahnya. Jangan remehkan gangguan ini karena kerusakan jaringan bisa menjadi lebih parah dan menahun.
Otot merupakan jaringan yang berguna untuk menopang tubuh. Pada alat gerak seperti lengan dan tungkai kaki, otot berfungsi sebagai penggerak. Pada batang badan, otot berguna untuk mengembangkan serta mengempiskan rongga dada dan melindungi organ penting lainnya. Untuk bisa bekerja optimal, otot harus dipelihara dengan baik.

Bila Anda masih bisa menggerak-gerakkan leher, pinggang, bahu, jari-jemari, sampai mengangkat tangan dengan nyaman, itu tandanya otot-otot masih bekerja dengan baik. Namun, jika kadang muncul nyeri saat melakukan gerakan, jangan remehkan keluhan itu.

Keluhan nyeri bisa berlangsung hanya dalam waktu singkat, bisa beberapa hari, bahkan beberapa tahun. Pada nyeri sesaat, kemungkinan besar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Penderita baru akan merasa tersiksa jika nyeri itu muncul secara terus-menerus. Bila tidak segera diatasi, nyeri akan menjadi gangguan yang serius.

"Nyeri otot termasuk salah satu keluhan yang sering diderita manusia," kata Dr. M.R. Rachmawati Tutuko, Sp.RM, spesialis rehabilitasi medik dari Pusat Rehabilitasi Dharma Daya Lestari, Jakarta.

Bisa Menahun

Nyeri merupakan perasaan tidak menyenangkan akibat adanya suatu kerusakan jaringan, baik yang sedang berlangsung maupun yang telah terjadi. Dengan adanya gejala nyeri, kerusakan jaringan yang sedang berlangsung sebenarnya dapat segera ditangani agar tidak terjadi kerusakan yang lebih berat.

Nyeri otot sangat berbeda dengan nyeri saraf. Nyeri yang ditimbulkan oleh saraf umumnya lebih khas, tergantung dari saraf yang tertekan. Saraf di lipatan bokong (nervus ischiadicus), bila tertekan akan menimbulkan rasa sakit yang menjalar hingga ke kaki, sesuai dengan perjalanan sarafnya. Diagnosis yang tepat dapat menentukan jenis nyeri yang terjadi, sehingga terapinya pun akan dipilih yang paling sesuai.

Penggunaan obat bebas yang banyak beredar di pasaran, kerap menjadi pilihan untuk mengatasi nyeri otot. Sayangnya penggunaan obat bebas yang tidak tepat, apalagi tanpa pengawasan dokter, bisa mengakibatkan beragam efek samping. Contohnya, bisa timbul gastritis (radang lambung), keropos tulang, bahkan sampai menghambat pembentukan sel darah.

"Itu sebabnya, penanganan nyeri otot harus dilakukan secara menyeluruh. Dengan mengetahui jenis nyeri otot yang terjadi dan faktor penyebabnya, kemudian diberi terapi yang tepat," tambah dokter lulusan FKUI yang akrab disapa Dr. Ati ini.

Kram dan Kebas

Nyeri saraf mempunyai gejala yang berbeda dengan nyeri lainnya. Dijelaskan Dr. Salim Harris, Sp.S(K), konsultan ahli saraf dari RSCM, bahwa pada nyeri saraf akan terjadi gejala penyerta. Gejalanya antara lain gangguan fungsi saraf motorik yang berkaitan dengan kemampuan gerak otot, juga saraf sensorik yang berhubungan dengan gangguan fungsi kulit.

Nyeri saraf atau neuropatik sangat bervariasi. Ciri khas dari nyeri ini adalah adanya gejala penyerta yang ditimbulkan akibat gangguan fungsi saraf. Misalnya nyeri saraf akibat gangguan saraf penggerak otot.

Hal tersebut mengakibatkan kelemahan otot sampai stimulasi kontraksi otot klonik (kontraksi dan rileksasi otot berulang-ulang), tonik (kontraksi otot menetap), atau kram. Pada nyeri akibat gangguan saraf sensorik atau perasa, gejala yang terjadi biasanya kehilangan rasa, kebas, hingga tidak terasa pada perabaan.

Menurut Dr. Salim, ada beberapa penyakit yang menimbulkan nyeri urat saraf, seperti nyeri urat saraf akibat terjepit, gangguan metabolik, dan akibat infeksi. Urat saraf terjepit dapat terjadi pada banyak tempat pada tubuh.

"Yang paling sering terjadi pada leher, telapak tangan yang dikenal sebagai carpal tunnel syndrome, dan pinggang," tambahnya.

Nyeri urat saraf terjepit di leher terjadi akibat adanya kerusakan tulang serta tulang penyangga. Hal ini menimbulkan penonjolan yang menekan saraf dan menimbulkan nyeri, dan bisa disertai gangguan fungsi otot.

Nyeri saraf terjepit di telapak tangan, banyak terjadi pada orang yang pekerjaannya banyak menggunakan tangan dalam posisi menggenggam. Urat saraf bisa rusak dan menimbulkan gejala nyeri.

Nyeri urat saraf terjepit di pinggang, terjadi pada tulang belakang di daerah pinggang. Penyakit ini sangat khas karena adanya nyeri pinggang dari tingkat ringan hingga berat. Nyeri ini bisa menyebar ke tungkai atau daerah setempat. Gejala lain yang juga menyertai adalah kelemahan otot, kram otot, rasa kebas pada telakap kaki, betis, dan sekitarnya.

Pada nyeri urat saraf akibat gangguan metabolik biasanya terjadi pada penderita diabetes melitus (DM). Peningkatan kadar gula darah yang berlangsung lama, akan mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah yang memberi makan pada serabut saraf. Keadaan itu kemudian menyebabkan penderita merasa kebas, lemah otot, dan sesekali kejang otot atau kram.

Pengobatan untuk nyeri, diutarakan Dr. Salim, ditujukan terhadap gejala dan penyebabnya. Nyeri yang terjadi akibat jepitan urat saraf dapat disebabkan oleh inflamasi primer atau sekunder. Jepitan ini juga bisa menimbulkan gangguan pada fungsi urat saraf. Untuk terapinya, Dr. Salim menekankan, harus digunakan obat-obatan yang mempunyai efek menekan proses inflamasi. Di sisi lain, adanya gangguan fungsi saraf memerlukan pengobatan yang dapat memperbaiki metabolisme saraf.

Untuk itu, penggunaan vitamin B1, B6, serta B12 baik untuk memberi efek pemulihan yang optimal. Pada nyeri akibat gangguan saraf metabolik, di samping penggunaan obat tersebut, juga harus dibarengi pengobatan untuk menormalkan kadar gula darah. (Diana Yunita Sari/cbn)

Penting Bagi Ibu Hamil Yg Menunggu Calon Bayi

PERTUMBUHAN JANIN

PERTUMBUHAN MENAJUBKAN DI TRIMESTER PERTAMA

Meski masih hidup secara sel, semua cikal bakal organ penting janin
terbentuk di trimester ini. Sayangnya, kurun waktu ini pun amat rawan
terhadap kemungkinan terjadi kecacatan fatal.

Pembagian tahapan usia kehamilan menjadi 3 trimester, jelas dr. Judi
Januadi Endjun, Sp.OG, Sonologist, pada dasarnya bertujuan membantu
mengelompokkan waktu perkembangan. Sehingga mudah untuk mempelajari
proses fisiologis pembentukan janin. Trimester pertama, contohnya,
merupakan waktu pembentukan sekaligus perkembangan pesat dari semua
sistem dan organ tubuh bayi. Di kurun waktu inilah dimulai keajaiban
kuasa Sang Khalik: sebuah sel telur yang telah dibuahi berubah
menjadi organisme yang secara anatomik memiliki wujud manusia.


MINGGU KE-1
Merupakan perkembangan awal sejak ovulasi sampai implantasi.
Spermatozoa bergerak dengan cepat dari vagina ke rahim dan
selanjutnya masuk ke saluran telur akibat kontraksi otot-otot rahim
dan saluran telur. Dari sekitar 200-300 juta spermatozoa yang
dipancarkan ke saluran kelamin wanita, tinggal 300-500 yang mencapai
tempat pembuahan, meski nantinya hanya 1 yang dibutuhkan untuk
pembuahan. Hanya sperma terbaik yang dapat membuahi sel telur.

Sekitar 80 jam sejak ovulasi, hasil konsepsi (pembuahan) ini berada
di ampulla tuba fallopii, yakni bagian terluas pada saluran telur
yang terletak dekat dengan rahim. Sintesa inti sel telur dan inti sel
sperma inilah yang memungkinkan kromosom-kromosom dari masing-masing
inti sel melebur, memadukan semua gen, ciri fisik, sifat, dan
temperamen dari ayah-ibu pada bayi mereka.

Selanjutnya, hasil pembuahan ini melanjutkan perjalanannya menuju
isthmus tuba (bagian saluran telur tersempit yang memanjang dan
menciut antara pangkal saluran telur dan bagian pojok rahim/kornu
uteri), sebelum memasuki rongga rahim dalam bentuk embrio.

Sekitar 30 jam setelah terbentuk, zigot kemudian membelah diri. Mula-
mula menjadi 2 sel, selanjutnya membelah diri secara deret ukur tanpa
henti dengan selang waktu antara 12 dan 15 jam. Sambil terus
membelah, zigot yang terdiri dari 12-16 sel dan berbentuk mirip buah
anggur yang disebut morula, bergerak menggelinding dari tuba falopii
menuju rahim. Dibantu hormon yang dihasilkan oleh rahim, morula
memantapkan implantasinya pada lapisan endometrium (desidua) di dalam
dinding rahim.

Dari hari ke hari, sel-sel morula terus membelah dan berkembang jadi
embrio. Sambil terus membelah sesuai pola deret ukur, sel-sel embrio
menyusun diri membentuk tiga lapisan sel. Sel paling luar disebut
ektoderm, yang tengah mesoderm, dan lapisan terdalam disebut
endoderm. Ketiga kelompok sel inilah yang membentuk seluruh tubuh
embrio beserta organ pelengkapnya.



MINGGU KE-2
Di minggu ini, embrio diperkirakan berukuran 0,1-0,2 mm. Sementara
hCG (human Chorionic Gonadotropin yang sering disebut hormon
kehamilan) baru dapat dideteksi dalam darah ibu pada hari ke-10 atau
11 setelah pembuahan, meski sebelumnya sudah dapat dideteksi lewat
media kultur. Karena itulah, kendati sebetulnya sudah dalam keadaan
hamil, bila tes urin dilakukan sebelum hari ke-10 sejak terlambat
haid, bisa saja hasilnya negatif. Jadi, untuk memastikan kehamilan,
pemeriksaan serupa harus diulang beberapa hari kemudian.



MINGGU KE-3
Pada hari ke-15 sampai ke-17, embrio diperkirakan berukuran 0,4 mm.
Hanya dalam hitungan hari, yakni pada hari ke-17 sampai ke-19,
ukurannya meningkat jadi sekitar 1,0-1,5 mm.

Di minggu ini, cikal-bakal sistem pembuluh darah dan sistem saraf
mulai terbentuk. Bahkan, di hari-hari terakhir saat cikal-bakal
jantung janin mulai terbentuk, ukuran embrio sudah mencapai 1,5-2,5
mm. Pembentukan mata pun mulai terjadi, meski rongga mata baru akan
tampak jelas di minggu ke-6. Secara keseluruhan, pada minggu ini
sudah terdapat materi genetik, termasuk warna rambut, bentuk mata,
dan intelegensi si calon bayi.

Di kedua sisi tubuh embrio tumbuh suatu tonjolan kecil berupa
sekelompok sel yang merupakan cikal-bakal tangan. Selang beberapa
hari kemudian, saat tunas tangan memipih, pada kedua sisi tubuh
sebelah bawah muncul tonjolan serupa yang merupakan cikal-bakal kaki.
Beberapa jenis obat antimual dan obat tidur, di antaranya thalidomide
(semacam obat penenang) yang dikonsumsi di awal-awal kehamilan,
terbukti menyebabkan kecacatan pada tangan dan kaki. Semisal berupa
tonjolan daging lantaran tak mencapai panjang dan bentuk anggota
tubuh yang semestinya.

Demikian juga streptomisin dalam pengobatan TBC yang bisa menimbulkan
gangguan pada telinga. Atau kloramfenikol yang bisa membuat sumsum
tulang janin rusak, hingga bayi yang dilahirkan akan mengalami
kelainan darah dan kelainan kulit yang dikenal sebagai grey syndrome.
Jamu-jamuan dan dan obat-obat penyubur yang tak terkontrol, juga bisa
berdampak buruk. Yang mengandung DES (dietil bestrol), misal,
ternyata berpeluang menimbulkan kelainan pada alat kelamin bawah.
Mulai tak terbentuknya lubang vagina sampai kemungkinan si anak
terkena kanker vagina kelak saat ia besar.



MINGGU KE-4
Dengan ukuran sekitar 2 hingga 3,5 mm, jantung mulai berdenyut dan
sistem peredaran darah sudah melaksanakan fungsinya meski masih dalam
taraf yang sangat sederhana. Cikal-bakal otak sudah bisa dibedakan
menjadi tiga bagian utama (prosensefalon, mesensefalon, dan
rombensefalon) yang kelak akan menjalankan fungsi masing-masing.
Malnutrisi pada ibu hamil akan merusak perkembangan otak janin.

Pada minggu ini pula saraf-saraf spinal yang kelak menjadi cikal-
bakal tulang belakang sudah mengalami penebalan. Sementara cikal-
bakal telinga sudah terlihat meski masih berupa gelembung. Plasenta
atau yang biasa disebut ari-ari juga terbentuk pada minggu ini.
Fungsinya bagi janin sangat banyak. Dari menyediakan hormon-hormon
yang diperlukan untuk tumbuh kembang dan proses pembedaan sesuai
jenis kelamin janin, sampai mensuplai nutrisi dan oksigen. Di samping
itu, ia juga berfungsi sebagai alat pernapasan dan pembuangan sisa-
sisa metabolisme janin.



MINGGU KE-5
Di minggu ini embrio diperkirakan berukuran antara 5-7 mm.
Pembentukan telinga makin sempurna dengan terbentuknya duktus
endolimfatikus, yakni saluran untuk menyalurkan cairan yang terdapat
dalam selaput labirin telinga dalam. Demikian pula sistem pencernaan
makin sempurna dengan terjadi pembedaan yang kian nyata antara cikal-
bakal usus besar dan usus buntu. Bahkan cikal-bakal ginjal dan hati
pun sudah terbentuk. Begitu juga struktur muka secara keseluruhan
mulai bisa "terbaca".



MINGGU KE-6
Saat ini embrio diperkirakan berukuran sekitar 7-9 mm, pembuluh-
pembuluh nadi di bagian kepala kian jelas terbagi-bagi menurut tugas
masing-masing. Di minggu ini rongga mulut sudah tampak. Begitu juga
struktur mata sudah terbentuk meski masih berjauhan letaknya. Di
tengah-tengah wajah muncul tonjolan hidung. Ruas-ruas tulang belakang
sudah terbentuk meski masih terlihat samar. Organ tubuh lain yang
juga mulai berkembang di usia kehamilan ini adalah pembungkus saraf,
penciuman, kandung kemih, jari-jemari, bahkan otot-otot punggung.


Kekurangan asam folat atau anemia akut bisa mengakibatkan janin
mengalami fetal neural tube defect (gangguan tabung saraf) dengan tak
terbentuknya sebagian tulang belakang janin sampai kepala dan otak
janin.



MINGGU KE-7
Di minggu ini embrio diperkirakan berukuran sekitar 11-17 mm.
Pembesaran kepala relatif stabil, sementara tubuhnya yang menyerupai
bentuk kubus mengalami pemanjangan meski masih membungkuk seperti
udang. Bagian ujung yang semula terlihat seperti ekor kecebong
menghilang akibat nekrosis atau kematian jaringan secara fisiologis.
Ujung hidung dan tonjolan telinga tampak jelas membentuk cikal-bakal
daun telinga yang sesungguhnya. Kendati kelopak mata masih terlihat
samar.

Tunas-tunas lengan sudah menyiku, sementara jari-jari tangan pun
sudah mengarah terpisah satu sama lain. Sedangkan pemisahan jemari
kakinya samar terlihat, meski telapak kakinya masih rata. Tunas
tangan yang lebih cepat tumbuh ketimbang tunas kaki inilah yang
agaknya bisa menjawab pertanyaan mengapa bayi kelak lebih dulu
belajar memegang benda-benda di sekitarnya ketimbang belajar
berjalan.

Sistem saraf pusat, pembuluh-pembuluh nadi, dan saluran usus makin
berkembang. Di minggu ini pula proses penulangan tubuh dimulai.
Sedangkan batas-batas antara cikal-bakal lengkung ruas tulang
belakang dan ruas-ruas tulang iga baru tampak sebagai alur-alur
memanjang. Begitu juga persendian pada bahu, panggul, dan lutut mulai
kelihatan.



MINGGU KE-8
Pada akhir masa embrional ini, ukuran embrio mencapai kisaran 27-31
mm. Kepalanya membulat dan wajah polos kekanak-kanakan mulai tampak
nyata dengan tertariknya bagian antara dahi dan pangkal hidung ke
arah dalam, hingga kian memperjelas cikal-bakal kemancungan hidung si
janin.

Langit-langit mulut mulai terbentuk, begitu juga kelopak mata serta
daun telinga luar. Secara keseluruhan makin menyerupai bayi dengan
taksiran berat sekitar 5 gram. Meski masih lemah, permulaan dari
rangka tubuh secara keseluruhan sudah rampung dan lengkap terbentuk
dalam minggu ini.

Semua organ tubuh juga mulai bekerja, meski belum sempurna. Semisal
otak yang mulai mengirim sinyal/perintah ke organ-organ tubuh atau
hati yang mulai memproduksi sel-sel darah. Tubuh yang ringkih ini pun
mulai bisa bergerak secara tak teratur, yang jika dijumlahkan rata-
rata sebanyak 60 kali gerakan dalam sejam.



MINGGU KE-9
Bila jenis kelaminnya laki-laki, di usia ini sudah bisa jelas
dipastikan. Sementara perempuan masih sesekali meragukan. Aktivitas
menelan janin, rata-rata sebanyak 25 kali dalam satu jam. Tangan
janin pun mulai bergerak bebas. Dalam arti, tak lagi tergantung pada
gerakan tubuh.

Sebentuk kuku pada setiap jari tangan dan kakinya muncul di minggu
ini. Panjangnya menjadi sekitar 10 cm dengan berat 20 gram. Dalam
minggu ini pula pembentukan kulit dan fungsinya berkembang menuju
penyempurnaan.



MINGGU KE-10
Pada beberapa janin, aktivitas menelan dan menggerakkan tangannya
secara bebas baru dimulai minggu ini. Jenis kelamin perempuan bisa
diidentifikasikan secara jelas di minggu ini. Sistem otot dan saraf
sudah mencapai tingkat kematangan. Selain telah mampu pula mengirim
dan menerima pesan dari otak. Dengan mulai berfungsinya sistem saraf,
janin sudah mampu melakukan gerak refleks. Bahkan kaki sudah mampu
melakukan gerakan menendang, misal.



MINGGU KE-11
Panjang tubuhnya mencapai sekitar 6,5 cm. Baik rambut, kuku jari
tangan dan kakinya mulai tumbuh. Sesekali di usia ini janin sudah
menguap.

Gerakan demi gerakan kaki dan tangan, termasuk gerakan menggeliat,
meluruskan tubuh dan menundukkan kepala, sudah bisa dirasakan ibu.
Bahkan, janin kini sudah bisa mengubah posisinya dengan berputar,
memanjang, bergelung, atau malah jumpalitan yang kerap terasa
menyakitkan sekaligus memberi sensasi kebahagiaan tersendiri.



MINGGU KE-12
Struktur yang telah terbentuk akan terus bertumbuh dan berkembang
kian sempurna. Di usia ini umumnya ibu bisa mendengar denyut jantung
bayinya, dengan memakai alat khusus yang disebut fetal dophtone.

Di minggu ini sistem rangka tubuh memiliki pusat pembentukan
tulang/osifikasi pada sebagian besar tulang. Sistem pencernaan mampu
menghasilkan kontraksi untuk mendorong makanan ke seluruh usus dan
mampu menyerap glukosa secara aktif.

Bila diinginkan, di minggu ini pun bisa diagnosa penyakit keturunan
semisal thalassemia dan sindroma Down, yang bisa dilakukan lewat
pemeriksaan Chorion Villus (CVS) guna memastikan ada-tidak kerusakan
pada kromosom. Caranya dengan mengambil sampel sel-sel plasenta yang
bisa dilakukan secara transabdominal melalui perut atau leher
rahim/transervikal.

Kelainan kromosom dapat terjadi karena ada kelainan kromosom pada
orang tua. Atau akibat pengaruh virus, bakteri, penyakit maupun zat
berbahaya lain yang menyerang sel-sel embrio.

Tip-tip meredakan rasa nyeri pada sariawan

Berikut ini beberapa tipnya:
[1] Hindari makanan yang memiliki tepi tajam, misalnya keripik;

[2] Hindari minuman yang mengandung karbonat atau bercita rasa asam, misalnya jus jeruk;

[3] Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut;

[4] Gosoklah gigi secara hati-hati agar tidak melukai gusi;

[5] Oleskan obat yang tidak menimbulkan rasa perih/sakit dalam bentuk salep atau gel tepat pada daerah sariawan;

[6] Kerena sariawan dapat disebabkan oleh daya tahan tubuh yang menurun dan kekuarangan vitamin serta mineral, bila perlu Anda sebaiknya juga mengkonsumsi suplemen multivitamin dan mineral.
lips1.jpg[1] Hindari makanan yang memiliki tepi tajam, misalnya keripik;

[2] Hindari minuman yang mengandung karbonat atau bercita rasa asam, misalnya jus jeruk;

[3] Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut;

[4] Gosoklah gigi secara hati-hati agar tidak melukai gusi;

[5] Oleskan obat yang tidak menimbulkan rasa perih/sakit dalam bentuk salep atau gel tepat pada daerah sariawan;

[6] Kerena sariawan dapat disebabkan oleh daya tahan tubuh yang menurun dan kekuarangan vitamin serta mineral, bila perlu Anda sebaiknya juga mengkonsumsi suplemen multivitamin dan mineral.
Sharing health knowledge and herbal medicines