Search

Loading...

Friday, July 4, 2008

Turunkan berat badan dengan kacang kedelai hitam

Beberapa penelitian yang dilakukan terhadap tikus percobaan mengungkapkan bahwa diet yang banyak mengandung kacang kedelai hitam dapat membantu pengendalian berat badan, mengurangi kadar kolesterol LDL, dan melindungi dari diabetes tipe dua.


Beberapa peneliti Korea yang dipimpin oleh Shin Joung Rho di Hanyang University, Seoul, memberikan diet yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi dalam jumlah yang berlebihan selama 28 hari. Beberapa tikus diberikan suplemen kacang kedelai hitam dalam kadar yang berbeda-beda dan beberapa tikus tidak diberikan sama sekali sebagai kontrol penelitian.

Setelah dua minggu, tikus yang mendapatkan 10% energi dari kacang kedelai hitam hanya mengalami peningkatan berat badan separuh yang dialami kelompok kontrol yang sama sekali tidak mendapat kedelai hitam.

Tikus yang mendapat diet 10% kacang kedelai hitam juga memiliki kadar kolesterol total 25% lebih rendah dan kadar kolesterol LDL ('lemak jahat') 60% lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol. Sedangkan kadar kolesterol HDL ('lemak baik') pada kelompok diet kedelai hitam 10% jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol.

Penelitian ini menunjukkan bahwa diet kacang kedelai hitam dapat menghambat peningkatan berat badan secara signifikan dan membantu penurunan kadar kolesterol, demikian tulisan Rho dalam Journal of the Science of Food and Agriculture.

Namun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan efek jangka panjang dari diet kacang kedelai hitam pada manusia dan penelitian lain untuk membandingkan manfaat kacang kedelai kuning dan hitam dalam diet.

Banyak pakar yang menyatakan bahwa protein kacang kedelai bermanfaat membantu metabolisme jaringan lemak dan hati. Kacang kedelai hitam telah sering digunakan sebagai komponen obat Asia dalam terapi diabetes dan hipertensi, mengurangi peradangan, dan memperlancar sirkulasi darah, serta pengobatan gangguan hormon.

Pada tahun 1999, US Food and Drug Administration (FDA) mengeluarkan ijin bagi produk makanan yang mengandung protein kedelai untuk mencantumkan label manfaat kedelai bagi kesehatan jantung. Ijin tersebut dikeluarkan berdasarkan bukti bahwa protein kedelai dalam diet rendah lemak jenuh dan kolesterol dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

No comments:

Sharing health knowledge and herbal medicines